Persentase Penduduk Miskin Pekanbaru Terendah di Riau
![]() |
| Sumber foto: metroterkini.com |
Badan Pusat Statistik Riau (BPS Riau) mencatat, persentase
kemiskinan di Kota Pekanbaru terendah di Provinsi Riau. Persentase penduduk
miskin Pekanbaru terus mengalami penurunan, dari 4,20% pada 2010 turun menjadi
3,05% pada 2017.
Sementara jika dilihat dari data persentase penduduk miskin
tahun 2017,Kota Dumai merupakan daerah Tingkat II dengan angka kemiskinan
terendah kedua,yakni hanya 4,57%. Dan diikuti dengan Kabupaten Siak di posisi
ketiga dengan angka kemiskinan 5,80% dari total populasi.
Dari data diagram diatas dapat kita lihat bahwa Kabupaten
Kepulauan Meranti menempatkan posisi angka persentase penduduk miskin tertinggi
yakni 28,99%.. Hal ini terjadi karena wilayah Kepulauan Meranti masih minim
potensi daerah dan belum menjadi daerah industri. Bahkan biaya modal
transportasi lautnya pun masih mahal.
Sebagaimana dikutip
dari monitorriau.com tingginya angka kemiskinan berdampak pada berbagai
kebutuhan dasar masyarakat, misalnya Infrastruktur minim, terjadi permasalahan
pada perdagangan lintas batas daerah perbatasan,pengangguran dan tingkat
kesejahteraan masyarakat yang rendah.
Tetapi berdasarkan data BPS Riau, persentase penduduk
miskin di Kepulauan Meranti juga mengalami penurunan bila dibandingkan dengan
tahun 2016 yakni dari 30,89% ke angka 28,99% di tahun 2017.
Dari penjelasan data diatas dapat di simpulkan bahwa wilayah
perkotaan memiliki angka persentase penduduk miskin terendah dibandingkan
dengan daerah perdesaan. Hal ini terjadi karena daerah perkotaan memiliki lebih
banyak peluang lapangan kerja dan memiliki infrastukrur yang memadai.
Selain itu hal yang membuat Pekanbaru memiliki angka
kemiskinan terendah yaitu pola pikir dan fasilitas kota yang berbeda dengan
masyarakat desa. Banyaknya lapangan pekerjaan membuat masyarakat kota tidak
kebingungan dalam mencari pekerjaan. Bahkan masyarakat kota Pekanbaru lebih
banyak bekerja sebagai pedagang atau
wiraswasta di bandingkan menjadi seorang pegawai.
“Lapangan pekerjaan di Pekanbaru banyak, dan banyak juga
anak-anak yang tinggal di desa mencari kerjaan ke kota Pekanbaru.Bahkan dapat
kita lihat masyarakatnya Pekanbaru banyak yang membuka usaha sendiri seperti
bedagang,” ujar Yanti, warga Keluarahan Tangkerang Barat, Marpoyan Damai,
Pekanbaru, Minggu (19/5/2019).
Pekanbaru merupakan Ibu Kota Provinsi Riau, sehingga dalam
hal pendidikan Pekanbaru lebih unggul dari wilayah lainnya di Provinsi Riau.
Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya sekolah dan fasilitas memadai yang
telah berbasis nasional. Bahkan pendidikan di Pekanbaru juga difasilitasi
dengan adanya perpustakaan wilayah dan teknologi penunjang dalam dunia
pendidikan.
Hingga kini pemerintah kota Pekanbaru terus berupaya mencari
solusi dalam mengurangi angka kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran.
Banyak cara yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi kemiskinan,diantaranya
dengan membuka lapangan pekejaan,membina dan mendidik msayarakat agar dapat
membuka peluang usaha dan mengajari mereka keterampilan dan usaha lainnya. Hal
ini dilakukan Pemerintah guna untuk mewujudkan visi kota Pekanbaru dalam
mewujudkan kota Metropolitan yang Madani. (*)
Penulis: Annisatul Husna


Tidak ada komentar